Sebelum adanya Transmigrasi pada Tahun 1978 Desa Benua dimekar menjadi 2 Desa Yaitu Desa Benua dan Desa Dunggua, masih dalam wilayah Pemerintah Kecamatan Wawotobi Kabupaten Kendari. Pada Tahun 1982 masuk Pemukiman Program Tansmigrasi yang dialokasikan di Desa Dunggua , Desa Benua, anahinunu, woerahi dan Puasana sebanyak 6 Pemukiman yaitu SP.A sampai dengan SP.F. Lahumbuti Hilir.
Di Wilayah Desa Dunggua dialokasikan Transmigrasi SP.A Lahumbuti Hilir dinamakan Yunit “TIRTA MARTANI JAYA” dan didatangkan Penduduk 400 Kepala Keluarga yang terdiri dari :
1. 300 Kepala Keluarga dari Daerah Pulau Jawa
2. 100 Kepala Keluarga Penduduk Lokal (APDT)
Pada tahun 1989 SP.A “TIRTA MARTANI JAYA” diserahkan oleh Departemen Transmigrasi ke Pemerintah Kabupaten Konawe dan terbentuk sebuah Desa Definitip dan berubah Nama menjadi Desa Matabura yang artinya terjemahan dari bahasa Tolaki Mata Air Yang Keluar Bergelembung (Bubura). Pada tahun 1991 Desa Matabura mekar menjadi 2 Desa yaitu Desa Wawohine. Pada tahun 2012 Desa Matabura Mekar Lagi menjadi 3 Desa Yaitu Desa Lalombonda. Untuk itu Desa Lalombonda adalah Desa pemekaran yang ke 2 Dari 3 Desa Yang ada Di Pemukiman Transmigrasi SPA Lahumbuti Hilir.